Workshop - Luring
Sejak tahun 2016, melalui Paris Agreement, Indonesia memiliki komiten untuk menurunkan emisi gas rumah rumah kaca sebesar 29% sampai dengan 2030. Rencana penurunan ini diturunkan dalam 5 sektor, salah satunya adalah sektor energi dimana bangunan hijau memiliki peranan yang cukup besar dalam hal ini. Kesadaran diantara para pelaku dan professional di sektor bangunan gedung juga semakin meningkat.
Selain sebagai upaya pemenuhan persyaratan dari peraturan yang berlaku, telah banyak para pelaku bangunan gedung yang mengajukan sertifikasi bangunan gedung hijau. Kesadaran ini tentu menunjukkan meningkatnya permintaan akan perancangan bangunan gedung hijau oleh masyarakat.
Arsitek merupakan nahkoda dari penerapan bangunan gedung hijau di Indonesia dan memegang peranan penting dalam implementasi standar bangunan hijau sejak tahap perencanaan.
Bangunan Hijau dan Pengenalan Aplikasi EDGE» dengan tujuan meningkatkan pemahaman, kemampuan serta keterampilan Anggota IAI dalam perancangan bangunan yang efisien dan ramah lingkungan.
Pembicara:
• Bapak Ir. Jatmika Adi Suryabrata M.Sc., Ph.D, IAI.| Arsitek, Praktisi Bangunan Hijau
• Ibu Yanu Aryani S. Si., M. Si | Technical Specialist EDGE, Climate Business Department, IFC
Detail Acara :
???? Jumat, 19 Juli2024
⏰ 08:00 - 11.30 (Tatap muka/in person)
???? KUM :
✅️ E-Sertifikat
Segera daftarkan diri anda melalui website IAI Jakarta pada link di bawah ini :
Peserta harap membawa laptop untuk simulasi desain menggunakan aplikasi EDGE