Sabtu (4/10). Bidang Pelestarian, Revitalisasi dan Perkotaan #IAIJakarta mengadakan forum pelestarian ke Museum Gajah Before and After.  Forum tersebut dibuat dalam bentuk talkshow  dan study eksursi, panitia berharap dengan bentuk kegiatan talkshow peserta akan lebih interaktif untuk berdiskusi.

Peserta yang mengikuti kurang lebih terdapat 50 arsitek maupun non arsitek dari Jakarta dan sekitarnya dan menghadirkan beberapa narasumber sebagai pakar dan pelaksana pengembang museum diantaranya Ade Purnama (Sahabat Museum), Ary Indrajanto (Aboday Design),  Annissa Gultom (Kurator Museum), Bambang Eryudhawan (Mantan Ketua Tim Penasehat Pelestarian Lingkungan dan Bangunan Cagar Budaya DKI Jakarta) dan Nadia Rinandy (Pusat Dokumentasi Arsitektur)

“Studi ekskursi ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada arsitek tentang kawasan cagar budaya secara arsitektural , dalam hal ini museum. Selain itu kami juga ingin memperkenalkan cagar budaya kepada peserta yang bukan berlatar belakang pendidikan arsitektur. Dan terpenting dari studi ini adalah mengajak peserta untuk meningkatkan kesadaran, mencintai dan memelihara warisan budaya berupa kawasan cagar budaya.” Ungkap panitia forum pelestarian.   

Menurut panitia, forum tersebut merupakan langkah dari asosiasi Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta yang diharapkan dapat menambah wawasan arsitek dalam penanganan proyek kawasan dan bangunan cagar budaya, terutama bangunan publik.

Talkshow  ini terbagi menjadi dua sesi, dimana sesi pertama bertemakan ‘Before’ dan pada sesi kedua bertemakan ‘After’. Pada sesi Before, pembicara membahas keadaaan Museum Nasional sebelum dilakukan pengembangan, yang akan lebih dititik beratkan pada sisi sosial dan interaksi antara bangunan museum dengan penggunanya. Sesi After dengan pembahasan mengenai regulasi yang berlaku pada bangunan cagar budaya dan museum. Setelah itu dalam talkshow ini juga membahas tentang perancangan pengembangan masterplan museum. Hal-hal lain terkait aspek non arsitektural juga akan dibahas pada sesi ini.