Implementasi Perencanaan BIM Dalam Pelaksanaan Konstruksi Bangunan

Arsitek dalam berpraktek perlu berpedoman terhadap pranata hukum dan etika profesi, agar dapat terhindar dari gugatan perselisihan antara pemberi, penerima kerja, dan juga masyarakat. Pranata hukum yang salah satunya dalam bentuk peraturan baik undang-undang maupun peraturan turunan dari undang-undang yang perlu dipahami oleh arsitek. Didalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 22/PRT/M/2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara dijelaskan mengenai pemahaman arsitek terhadap BIM. Manfaat BIM (building information modeling) dan implementasi BIM pada perencanaan dan konstruksi bangunan serta hubungannya dengan pranata hukum:

1. Peningkatan efisiensi dan akurasi

2. Proses desain dan konstruksi lebih ramping dan transparan.

3. Akurasi dalam perhitungan.

4. Menghindari kesalahan mulai perencanaan hingga pelaksanaan.

5. Waktu pelaksanaan lebih cepat.

Demikian pula pemahaman arsitek terhadap karakteristik yang spesifik dari beberapa bentuk kerjasama dalam pelaksanaan proyek konstruksi, yang berupa : design and build; design manage; dan tradisional. Pemahaman yang baik terhadap kode etik arsitek dapat menghindari terjadi perselisihan: antara arsitek, dengan masyarakat; dan dapat pula menempatkan arsitek sebagai profesi yang berintegritas dan tidak komersial. IAI sebagai wadah yang menaungi Arsitek Indonesia perlu juga meningkatkan pembinaan dan pelayanan terhadap anggotanya, agar kualitas Arsitek Indonesia sesuai yang diharapkan dalam Undang Undang Arsitek. Salah satu bentuk peningkatan pelayanan anggota tersebut saat ini adanya Bidang Mediasi dan Advokasi di dalam Kepengurusan IAI Nasional dan Provinsi.


Pembicara : 
1. Dr. Wikrama Wardana, MM, MPM (PT Adhi Karya Tbk.)
2. Yan Arianto (PT Adhi Karya Tbk.)


Jadwal Acara :
Hari, tanggal : Rabu, 21 Agustus 2019
Waktu : Pkl 13.30 - 15.00
Tempat : Seminar Room 1, Hall B, Jakarta Convention Center

KUM 1,5 bagi Anggota IAI
E-Sertifikat


Biaya Pendaftaran :
Anggota IAI Rp 150.000,-
Umum Rp 200.000,-

On The Spot Rp 250.000-
RSVP Implementasi Perencanaan BIM Dalam Pelaksanaan Konstruksi Bangunan : KLIK DISINI 

Biaya Pendaftaran Terusan : 
Anggota IAI Rp 337.500,-
Umum Rp 450.000,-

On The Spot Rp 562.500,-
RSVP terusan (Regulasi BIM Kini Dan Nanti, Implementasi Perencanaan BIM Dalam Pelaksanaan Konstruksi Bangunan, & Arsitek dan Developer Di Era 4.0) :  KLIK DISINI