PPAr 101

Implementasi PPAr.

PPAr merupakan salah satu wujud program pendidikan tambahan arsitek untuk memenuhi syarat menjadi arsitek sesuai dengan rekomendasi UIA. Program tersebut ada untuk melengkapi sistem pendidikan Arsitektur Indonesia yang semula 5 tahun, yang pada saat ini menjadi 4 tahun. Tidak dilihat PPAR sebagai ‘kursus’ tambahan, melainkan mengutuhkan program studi menjadi 5 tahun. PPAr ini sendiri merupakan pendidikan yang mengajarkan atau simulasi secara langsung bagaimana dunia “profesional” yang sebenarnya.

Mahasiswa Arsitektur di berbagai perguruan tinggi pada saat ini masih banyak yang belum mengenal PPAr. Jenjang karir sebagai Arsitek masih dianggap cara untuk menjadi arsitek yang tersertifikasi. Disamping itu, program PPAR sendiri belum bisa implementasikan oleh perguruan tinggi secara menyeluruh dikarenakan beberapa masalah seperti tenaga pengajar, kurikulum, dana, ijin kementrian dll. Oleh karena itu kejelasan aturan dan komunikasi antar instansi terkait profesi arsitek sangatlah dibutuhkan, terutama peranan IAI untuk merangkap secara menyeluruh terkait kejelasan untuk mengimplementasikan PPAr.

Pembicara :
1. Prof. Yandi Andri Yatmo. S.T., Dip.Arch, M.Arch, Phd (APTARI) (tbc)
2. Dr. M. I. Ririk Winandari, S.T., M.T. (USAKTI)
3. Suwardana Winata, IAI (IAI Nasional)

Jadwal Acara : 
Hari, tanggal : Kamis, 22 Agustus 2019
Waktu : Pkl 10.00 - 12.00
Tempat : Seminar Room 1, Hall B, Jakarta Design Center

KUM 2 Bagi Anggota IAI
E-Sertifikat


Biaya Pendaftaran :
Anggota IAI Rp 150.000,-
Umum Rp 200.000,-

On The Spot Rp 250.000-
 RSVP PPARS 101 : KLIK DISINI

Biaya Pendaftaran Terusan : 
Anggota IAI Rp 225.000,-
Umum Rp 300.000,-

On The Spot Rp 375.000,-
RSVP Terusan (PPARS 101, dan GBK Insight - Heritage and Coffee 4.0 Special Edition ) : 
KLIK DISINI