Pendekatan Desain Arsitektur yang Nyaman dan Sehat di Era Pasca Pandemi

Webinar: Pendekatan Desain Arsitektur yang Nyaman dan Sehat di Era Pasca Pandemi:

What’s Next After Surviving and Adapting to the New Life?


Seiring berjalannya waktu, ketentuan pembatasan jarak fisik, larangan untuk berkerumun di ruang publik dan protocol kesehatan pun berubah-ubah tingkat implementasinya. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah anggota masyarakat yang sudah divaksinasi ditambah dengan adanya berbagai studi di bidang medis yang menunjukkan bahwa virus penyebab Covid-19 terus bermutasi dan menghasilkan varian-varian baru dengan gejala, tingkat penularan dan tingkat fatalitas yang berbeda dari sebelumnya. Contohnya yang paling terkini adalah varian Delta dan Omicron. Kedua varian ini sangat berbeda jauh dari sisi gejalanya, tingkat penularan dan tingkat fatalitasnya. Gejala yang ditimbulkan oleh varian Delta meliputi batuk, demam, sakit kepala dan hilangnya indera penciuman sementara sedangkan varian Omicron tidak menyebabkan gejala hilangnya indera penciuman seperti varian Delta. Angka kematian yang disebabkan oleh oleh virus varian Delta jauh lebih tinggi daripada virus varian Omicron walau dari sisi penularannya varian Omicron memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi. Para pakar ahli kesehatan telah memprediksi munculnya varian-varian baru dari virus corona sehingga kedepannya akan terdapat adaptasi dari perilaku dan pelaksanaan kegiatan masyarakat bukan hanya di tempat tinggalnya saja tetapi juga di fasilitas publik.

Dengan begitu banyak kendala selama masa pandemi berlangsung. Lalu bagaimana pencegahan penyebaran virus corona lebih lanjut di dalam ruang tinggal, terutama bila terdapat anggota keluarga yang rentan terhadap penularan virus tersebut?

Bagaimana dampak dari perubahan pelaksanaan kegiatan dari work from office (WFO) ke work from home (WFH) secara terus-menerus terhadap kesehatan fisik dan kesehatan mental masyarakat?

Maka sebagai bentuk komitmen IAI Jakarta untuk memberikan kontribusi pengetahuan dan edukasi bagi pihak yang terkait di dunia rancang-bangun khususnya arsitek perencana dan umumnya masyarakat pengguna jasa arsitek tentang bentuk rancangan arsitektur yang mendukung aspek kenyamanan dan kesehatan dalam masa terjadinya dan setelah pandemic Covid-19 serta evaluasi terhadap rancangan arsitektural dan standard serta ketentuan yang dibuat dan dibangun selama ini.

Mari kita simak pada Webinar Pendekatan Desain Arsitektur yang Nyaman dan Sehat di Era Pasca Pandemi,

Sabtu 9 April 2022 pukul 13.30 WIB.
Secara daring (Online)

Moderator:
Astrid Hapsari Rahardjo
Anggota Bid. Pengkajian Arsitektur IAI Jakarta

Narasumber:

1. dr. Wenny Rinawati, SpPK-MARS
Tim Pedoman dan Protokol Tim Mitigasi PB IDI

2. Ir Achmad D. Tardiyana, MUDD
PT. Urbane Indonesia
Akademi ITB

3. Ir. Rana Yusuf Nasir, IPM, GP
PT. Airkon Pratama
Initiator & Core Founder GBCI


Pembayaran melalui transfer ke Bank Mandiri no. 1170090006925 an. Ikatan Arsitek Indonesia



Waktu 01-08 April 2022
Tempat Zoom Meeting
Kuota 500 orang
Biaya Umum: Rp 50.000, Anggota: Rp 50.000, Anggota Pro: Rp 50.000
Tambahkan Ke Kalender 2022-04-01 11:00:00 2022-04-08 11:00:00 Asia/Jakarta [IAI Jakarta] Pendekatan Desain Arsitektur yang Nyaman dan Sehat di Era Pasca Pandemi Zoom Meeting, IAI Jakarta admin@iai-jakarta.org