PROJECT OVERVIEW
Proyek Gedung Kementerian Koordinator merupakan pengembangan fasilitas pemerintahan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan kerja, koordinasi, dan pelayanan administrasi pemerintahan dalam lingkungan kerja yang representatif, fungsional, dan terintegrasi.
Perancangan bangunan mempertimbangkan kebutuhan ruang kerja pemerintahan, ruang rapat dan koordinasi, area pelayanan, fasilitas pendukung, serta sistem sirkulasi yang mampu mengakomodasi aktivitas pengguna dengan tingkat keamanan dan kenyamanan yang sesuai dengan karakter bangunan pemerintahan.
DESIGN CONCEPT
Konsep perancangan mengedepankan formalitas, representasi institusi, efisiensi, dan fungsi sebagai karakter utama bangunan.
Komposisi massa dan fasad dirancang untuk memberikan identitas yang kuat sebagai bangunan pemerintahan, dengan tetap mempertahankan pendekatan arsitektur yang modern dan kontekstual.
Pengaturan ruang dilakukan berdasarkan hierarki fungsi dan tingkat akses pengguna, sehingga area publik, semi-publik, dan area dengan akses terbatas dapat terorganisasi dengan jelas.
FUNCTIONAL PLANNING
Program ruang dikembangkan untuk mendukung berbagai aktivitas kelembagaan, antara lain:
- Ruang kerja dan ruang pimpinan.
- Ruang rapat dan koordinasi.
- Ruang konferensi / meeting.
- Area penerima dan lobby.
- Area pelayanan dan administrasi.
- Ruang pendukung operasional.
- Area servis dan utilitas.
- Sirkulasi vertikal dan horizontal.
- Fasilitas pendukung pengguna dan tamu.
Konfigurasi ruang mempertimbangkan efisiensi hubungan antar-ruang serta kemudahan orientasi pengguna di dalam bangunan.
ARCHITECTURE & FACADE
Fasad bangunan dikembangkan dengan pendekatan modern dan representatif, menggunakan komposisi bidang, bukaan, serta elemen arsitektural yang memberikan karakter formal sesuai fungsi bangunan pemerintahan.
Pemilihan material dan detail fasad mempertimbangkan aspek estetika, durability, kemudahan pemeliharaan, serta respons terhadap kondisi iklim tropis Indonesia.
ENGINEERING & BUILDING SYSTEM
Perancangan bangunan dilakukan melalui koordinasi multidisiplin antara:
Architecture • Structure • MEP • Fire Safety • Plumbing • Electrical • HVAC • Accessibility • Building Utilities
Integrasi antar-disiplin dilakukan untuk menghasilkan sistem bangunan yang fungsional, aman, efisien, dan dapat mendukung operasional gedung dalam jangka panjang.